Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Resep Sop Kikil Khas Surabaya, Daging Empuk dan Kuah Kaldu Segar



Resep Sop Kikil Khas Surabaya, Daging Empuk dan Kuah Kaldu Segar Halaman all





ResepEnyoi.my.id - Surabaya memiliki sebutan Kota Pahlawan dengan tokoh kemerdekaan yang populer yaitu Bung Tomo.


Sutomo atau lebih dikenal Bung Tomo, merupakan tokoh yang mengobarkan semangat perlawanan pemuda Surabaya, pada peristiwa pertempuran 10 November 1945.


Bung Tomo membangkitkan semangat para pemuda Surabaya melalui siaran radio agar tak pantang menyerah melawan tentara sekutu.



Sebagai pengingat perjuangan Bung Tomo, di Surabaya dibangun sebuah Monumen Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember. Bisa kamu kunjungi saat ke Kota Pahlawan.


Selain itu, jangan lewatkan wisata kuliner mencicipi makanan khas Surabaya, salah satunya sop kikil.


Jika belum sempat ke Surabaya untuk mencoba sop kikil, kamu bisa membuatnya sebagai menu makan siang yang segar dengan daging kikil empuk.


Simak resep sop kikil khas Surabaya, dikutip dari buku "Kumpulan Resep Masakan Tradisional dari SABANG sampai MERAUKE" (2012) karya Badiatul Muchlisin Asti dan Laela Nurisysyafaah terbitan Media Pressindo.




Baca juga:


Resep sop kikil khas Surabaya


Bahan:



  • 2 buah kikil sapi, direbus hingga empuk

  • 40 gram laos, memarkan

  • Daun serai

  • Daun jeruk

  • 200 gram tomat

  • 150 gram kol putih

  • Sambal cabai rawit


Bumbu yang dihaluskan:



  • 80 gram bawang merah

  • 40 gram bawang putih

  • 60 gram cabai merah

  • Lada secukupnya



Baca juga:


Cara membuat sop kikil:


1. Kikil yang sudah direbus empuk dipotong-potong dadu.


2. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan hingga harum, masukkan air rebusan kikil, tambahkan laos, daun jeruk, daun serai, bumbui dengan garam secukupnya.


3. Bila dihidangkan, panasi kikil dengan kaldu, hidangkan dengan irisan kol, irisan tomat, bawang goreng, jeruk nipis dan sambal cabai rawit serta lontong.




Buku "Kumpulan Resep Masakan Tradisional dari SABANG sampai MERAUKE" (2012) karya Badiatul Muchlisin Asti dan Laela Nurisysyafaah terbitan Media Pressindo bisa dibeli di Gramedia.com.










Source: www.kompas.com